Perlukah Sertifikasi IT bagi Fresh Graduate?

April 13th, 2008 | by MCA |

mcp Beberapa waktu lalu, seorang rekan yang segera lulus kuliah menanyakan, apakah perlu mengambil sertifikasi IT seperti CCNA, MCSE, MCSD untuk menambah daya saing di pasar kerja. Teman saya, sebut saja namanya si A, sangat tertarik untuk mendapatkan sertifikat MCPD dan MCITP (SQL 2005), karena dia ingin berkarir di bidang software development dan database.

Tanpa bermaksud mengecilkan semangat si A, saya menyarankan agar dia mengambil ujian level MCTS saja. Pertimbangan utama dari saran tersebut adalah: sertifikasi ditujukan untuk menguji pengalaman di dunia nyata, dan bukan sekedar teori. Seorang fresh graduate yang terlihat over certified justru menimbulkan tanda tanya bagi recruiter, apakah memang benar-benar menguasai area tersebut, atau sekedar paper certified.

Berikut beberapa saran saya bagi para fresh graduate atau yang akan segera lulus, berkaitan dengan jenis sertifikasi IT yang dapat digunakan untuk menambah daya saing dalam melamar kerja.

Semua recruiter maklum bahwa tidak ada fresh graduate yang langsung siap kerja. Bahkan seorang profesional berpengalaman pun perlu waktu 1-2 minggu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Karena itu memiliki sertifikasi level tinggi seperti MCPD, MCSD, MCITP, atau CCNP tidak banyak menolong dalam pertimbangan recruiter. Seorang interviewer berpengalaman akan lebih berkonsentrasi pada potensi intelektual, kecerdasan, dan kemauan untuk belajar daripada sederet sertifikat. Selain itu, IPK minimal 3.0 juga sangat membantu membuktikan potensi intelektual ;).

MCTS_Network_Infrastructure Sertifikasi yang sesuai untuk para fresh graduate adalah level teknis, untuk membuktikan bahwa seseorang menguasai aspek fundamental suatu teknologi, dan selalu mengikuti perkembangan terbaru. Jika Anda tertarik dengan produk Microsoft, pilih saja level MCTS. Tersedia berbagai spesialisasi MCTS antara lain web application, windows apps, atau distributed apps. Untuk bidang networking tersedia level MCP dan MCTS Windows Server 2008. Untuk produk Cisco bisa diambil level CCNA atau program Cisco Academy. Dengan memiliki sertifikat tersebut, maka recruiter akan memahami bahwa Anda memiliki nilai plus, tanpa memberi kesan over certified.

Mengambil ujian sertifikasi membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Biaya ujian per modul Microsoft sekitar Rp.550.000,-, sedangkan untuk Cisco lebih mahal lagi. Hemat waktu dan tenaga untuk hal-hal lain yang lebih penting.

Merujuk pada situs web Microsoft, sertifikasi MCPD dan MCITP digilongkan sebagai level lanjut bagu para professional IT dengan pengalaman minimal 3-4 tahun. Seperti kata pepatah: pengalaman adalah guru yang terbaik. Nothing replace the hands-on expereinces. Seorang fresh grad yang menyandang MCPD sebenarnya hanya menegasakan bahwa yang bersangkutan kemungkinan besar adalah paper certified ;).

Selain sertifikasi, sertakan berbagai proyek part time dan pengalaman organisasi dalam CV Anda. Tunjukkan bahwa Anda adalah seorang yang suka belajar, bekerja keras, dan mudah beradaptasi. Aspek ini lebih penting bagi seorang fresh grad :).

Post a Comment